UN tinggal hitung hari.
Saya bahkan gak sadar udah mau UN.
Masih banyak materi math yang perlu direview. AAAAAAAAA Banyak banget lah ini.
Untung juga jadi anak SMK yang materi UN-nya gak se-bejibun punyanya anak SMA yang bahkan memasukkan fisika,kimia pada UN-nya. Kebayang gak sih fisika pelajaran yang notabene susah tujuh turunan itu dimasukkin di UN. Tingkat kesulitannya lebih mudah dari SNMPTN, tapi ya tetep aja, rempong !
Untungnya jadi anak SMA, terutama yang jurusan IPA, mereka pada bisa masuk universitas mana pun dan pada jurusan apa pun. Kalo sistemnya gini-gini terus, dalam artian anak SMK seolah-seolah di-anak-tirikan , lima ato sepuluh tahun ke depan yang namanya SMK bisa tutup. Apalagi buat anak-anak yang mau masuk PTN itu kan, gak semua nerima SMK di prodi tertentu. Misalnya ITS, untuk SMK teknologi hanya diterima di jurusan yang berkaitan, misalnya informatika atau elektro.
Lah, kalo anaknya ada yang mau masuk teknik kimia ato teknik lingkungan kan rempong jadinya.
Dan isu terbaru yang beredar adalah, soal UN nanti ada barcodenya. Masih opini sih. Kita liat aja nanti gimana. Seiring dengan bertambah dekatnya UN, anak-anak yang bannaia mulai getol belajarnya. Nanya-nanya ini itu segala macem, biasa juga gak nanya, sekarang MENDADAK AKTIF. Lucu juga sih liatnya, kenapa kesadaran itu timbulnya di akhir-akhir ? Asumsikan mereka sadar lah, meskipun keliatannya mereka juga 'sadar-sadaran' gara-gara udah mau UN. Tapi syukurlah mereka mau berubah di waktu-waktu terakhir ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar